Sekda Mursyid Buka Kegiatan Diseminasi dan Pembangunan Jejaring, Dukung Pembentukan Kebun Induk Kopi Arabika Gayo

Sekda Aceh Tengah Mursyid melakukan penandatanganan sebagai bentuk dukungan pembentukan Kebun Induk Kopi Arabika Gayo. (Foto Istimewa)

TAKENGON, ACEH INDEPENDENT – Sekda Aceh Tengah Mursyid membuka secara resmi kegiatan Diseminasi dan Pembangunan Jejaring pembentukan Kebun Induk Kopi Arabika Gayo sebagai fondasi ketahanan ekologis dan ekonomi di Hulu DAS Meurebo.

Kegiatan tersebut digelar di Aula Gedung Haji dan Umrah, Paya Ilang Takengon, Sabtu (27/6/2026). Dalam pers release yang diperoleh disampaikan, kegiatan itu bertujuan untuk membangun dukungan dan jejaring untuk percepatan realisasi kebun induk kopi bersertifikat.

Bacaan Lainnya
Ads
Ads

Selanjutnya, pada kesempatan tersebut Sekda Aceh Tengah Mursyid mengharapkan bahwa pembentukan Kebun Induk Kopi Arabika Gayo bukan hanya bertujuan untuk menyediakan sumber benih unggul yang bersertifikat.

“Pembentukan Kebun Induk Kopi Arabika Gayo ini bukan hanya bertujuan untuk menyediakan sumber benih unggul bersertifikat. Akan tetapi juga menjadi model pengelolaan kawasan berbasis konservasi, rehabilitasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat,” harap Mursyid.

Mursyid menambahkan, bahwa kegiatan tersebut agar dapat terwujud, maka perlu sinergi dari seluruh mitra yang berkaitan.

“Saya berharap seluruh pihak dapat mengambil bagian sesuai dengan kapasitas masing-masing, mulai Pemerintah Daerah, Perangkat Kampung, Perguruan Tinggi, Dunia Usaha, Koperasi, Kelompok Tani, Lembaga Pendamping dan seluruh mitra pembangunan perlu membangun sinergi agar cita-cita besar ini dapat diwujudkan bersama,” tambah Mursyid.

Sementara, Direktur Eksekutif LSM Lipga Aceh Tengah Sunardi Gustiawan, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang ke-6 dari 7 kegiatan.

“Sebelumnya, kegiatan pertama berawal dari pemetaan partisipatif dilanjutkan dengan presentasi dari hasil pemetaan, kegiatan kedua lokakarya perencanaan kolaboratif, kegiatan ketiga sekolah lapangan pertanian regeneratif, kegiatan keempat pendampingan teknis dan penyusunan protokol dan kegiatan kelima advokasi dan konsultasi kebijakan,” jelas Sunardi Gustiawan.

Direncanakan pembentukan Kebun induk Kopi Arabika Gayo seluas 30 Hektar yang berada di Kampung Berawang Baro Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah.

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatangan Komitmen Bersama penyelamatan hulu DAS Meureubo dan keberlanjutan Kopi Arabika Gayo dan dilanjutkan dengan pemaparan dan diskusi panel dengan narasumber dari Pemerhati Sejarah dan Kopi Gayo Zulfikar Ahmat.

Sunardi juga menaruh harapan, kegiatan tersebut menjadi langkah awal penguatan tata kelola kawasan berbasis data lapangan, konservasi dan partisipasi masyarakat dalam mendukung rehabilitasi DAS Meureubo serta pengembangan kopi konservasi berkelanjutan melalui pembentukan Kebun Induk Kopi Arabika Gayo di Wilayah Perhutanan Sosial KTH-GFNP Kabupaten Aceh Tengah.

Selain Sekda Mursyid dan Direktur Eksekutif LSM Lipga, kegiatan ini dihadiri juga Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Setdakab Aceh Tengah Anshary, SE, M.AP, perwakilan DPRK, perwakilan Rektor IAIN, perwakilan Rektor UGP, perwakilan Kemenang Aceh Tengah, perwakilan BAPPEDA, perwakilan Dinas Perkebunan, Baitul Mal, Reje Kampung Berawang Baro, para kepala Koperasi Kopi, para LSM dan Kelompok Tani dari Berawang Baro. ()

Widget Artikel Samping

Prediksi Paling Akurat Liga-Liga Eropa ada di sini! lengkap, tajam, dan bikin kamu selalu update

Baca Selengkapnya

Pos terkait