Prosesi tersebut berlangsung di Gedung Olah Seni (GOS) Takengon, Kamis (30/7/2026). Periode ini sebagai Ketua Helmia, Sekretaris Sandri Sastrawan dan Bendahara Ikhsan.
Widget Artikel Samping
Dalam amanatnya, Tagore menegaskan organisasi PETA adalah penjaga Bhineka Tunggal Ika, dan menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pengawas Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Kesetiaan dan kecintaan terhadap NKRI adalah harga mati,” cetus Tagore.
Tagore turut mengamanatkan, selain bertugas dalam membela negara, pengurus PETA Aceh Tengah bukan hanya agar dapat memberi kesejahteraan kepada anggotanya. Tetapi juga bagi masyarakat.
“Kami juga ingin membangun wawasan serta mendorong penguatan ekonomi masyarakat,” katanya.
Rangkaian pelantikan ini juga dilaksanakan rapat kerja dan menyerahkan SK Pengurus PETA 14 kecamatan di Aceh Tengah.
Tagore juga mengingatkan kepada seluruh pengurus agar senantiasa menjaga kondusifitas daerah. Jangan gampang terprovokasi oleh kepentingan kelompok tertentu yang dapat memecah belah persatuan.
“PETA harus hadir sebagai organisasi yang menjaga persatuan dan ketertiban,” seru Tagore.
Senada dengan Ketua PETA Aceh Tengah Helmia, mengajak seluruh pengurus untuk meninggalkan perbedaan dan perpecahan. “Demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya. ()
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News