acehindependent.com , Kota Jantho – Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris, menyambut baik kedatangan Tim Patriot Kajian Pengembangan Kawasan Transmigrasi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di ruang kerjanya, Selasa (23/9/2025).
Dalam pertemuan itu, Bupati didampingi Kepala Bappeda Aceh Besar Rahmawati, S.Pd., M.Si., Plt. Kadisnakertrans Irwansyah, S.H., serta sejumlah pejabat terkait lainnya. Kehadiran tim akademisi ini dianggap sebagai langkah positif untuk mendorong percepatan pembangunan, khususnya dalam sektor transmigrasi.
“Kami sangat mendukung program transmigrasi lokal yang tujuannya untuk meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kehadiran tim ini menjadi harapan baru bagi pengembangan kawasan transmigrasi di Aceh Besar,” ujar Muharram Idris.
Bupati menegaskan, Aceh masih menghadapi berbagai tantangan pasca konflik dan tsunami. Minimnya lapangan kerja dan keterbatasan infrastruktur membuat pemerintah daerah sulit bergerak jika hanya mengandalkan APBK. Karena itu, ia berharap adanya dukungan lebih besar dari Pemerintah Pusat. “Aceh saat ini sangat membutuhkan pembangunan pelabuhan laut, waduk, serta penguatan sektor pertanian dan perkebunan,” tambahnya.
Lebih jauh, ia berharap hasil kajian dan penelitian yang dilakukan Tim Patriot dari UGM dan ITS dapat diimplementasikan secara nyata di lapangan. “Kami ingin kajian ini tidak berhenti di atas kertas, melainkan benar-benar membawa manfaat bagi kebangkitan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Aceh Besar,” tutupnya.






