Penegasan tersebut disampaikan istri Gubernur Aceh itu saat menerima audiensi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Dedy Yuswadi pada Senin, 10 Agustus 2026.
Widget Artikel Samping
Dalam pertemuan itu, perempuan yang akrab disapa Kak Na tersebut menyatakan bahwa pihaknya siap bersinergi dengan Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh demi kelancaran festival kuliner tersebut.
Kak Na juga berencana untuk segera berkoordinasi dengan pengurus TP PKK di tingkat kabupaten dan kota agar turut serta menyosialisasikan acara ini di wilayah masing-masing.
Selain sosialisasi, ia juga mendorong partisipasi aktif dari seluruh daerah agar mengirimkan perwakilan peserta dalam kegiatan akbar tersebut.
Menurut istri Gubernur Aceh ini, kehadiran perwakilan dari 23 kabupaten dan kota di Aceh akan menjadi sarana strategis dalam mempromosikan ragam jenis kuliner khas dari seluruh penjuru daerah.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Dedy Yuswadi menjelaskan bahwa pertemuan bersama Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh Safrizal tersebut dilakukan untuk melaporkan persiapan pelaksanaan ACF 2026.
Dedy menambahkan bahwa festival kuliner ini merupakan wadah yang sangat tepat untuk memperkenalkan kekayaan adat dan budaya Aceh kepada masyarakat luas, membuktikan bahwa identitas budaya Aceh tidak hanya terbatas pada seni tari dan wastra, melainkan juga kekayaan kulinernya yang sangat beragam.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News