Widget Artikel Samping
Metode mentoring dimana pengawas sekolah memberikan saran dan contoh untuk dipelajari oleh kepala sekolah untuk meningkatkan kinerjanya karena pada umumnya kepala sekolah menangani posisi atau pekerjaan baru atau mempelajari suatu strategi atau teknik baru. Kemudian, metode coaching yakni pengawas sekolah bertujuan memberdayakan kepala sekolah untuk meningkatkan kinerja dengan mengungkapkan potensi diri kepala sekolah dikarenakan kepala sekolah ingin meningkatkan kinerjanya berdasarkan hasil refleksi pengalamannya yang relevan. Serta metode facilitating yakni pengawas sekolah membantu sekelompok kepala sekolah dalam mengambil keputusan kelompok atau sekolah. Kelompok kepala sekolah yang mengambil keputusan berdampak besar atau pengembangan yang melibatkan sejumlah aspek atau pihak.
Berdasarkan hasil dari refleksi yang dilakukan oleh kepala sekolah, terdapat 3 (tiga) tingkatan prioritas pendampingan, yaitu prioritas utama, menengah, dan akhir. Pada sekolah binaan pengawas sekolah, hanya fokus pada 2 (dua) prioritas pendampingan yakni prioritas menengah dan akhir. Pada sekolah di bawah binaan pengawas sekolah, terdapat 7 (tujuh) sekolah yang mendapatkan prioritas menengah yakni sekolah dalam spektrum atau lingkup perubahan yang tengah bertumbuh, seperti pada tahap dan perubahan segera, penguatan perubahan, perubahan berangsur, dan pemicu perubahan, cenderung membutuhkan metode pendampingan kombinatif (direktif dan non-direktif), dua arah, dan dengan frekuensi semi-intensif, agar ke depan kepala sekolah dapat terus meningkatkan kapasitas untuk melakukan perubahan secara mandiri.
Sementara itu, terdapat 3 (tiga) sekolah yang mendapatkan prioritas akhir, karena sekolah ini dalam spektrum perubahan mandiri, seperti pada tahap perubahan berkelanjutan, cenderung membutuhkan hanya metode pendampingan yang bersifat non-direktif, dua arah, dan dengan frekuensi lebih fleksibel. Ini dilakukan agar perubahan yang telah terjadi cepat terus berdampak secara berkelanjutan, dan menjadi inspirasi praktik baik bagi sekolah lainnya. Dengan adanya praktik baik dari sekolah, maka praktik baik ini dapat menjadi contoh atau model bagi sekolah lainnya untuk diterapkan.
Dengan adanya ketetapan metode pendampingan yang jelas berdasarkan hasil refleksi komitmen perubahan dari kepala sekolah, pengawas sekolah dapat mengembangkan dan meningkatkan kompetensi kepala sekolah secara efisien. Intinya, kepala sekolah sudah mengetahui kelebihan dan kekurangan pada diri mereka masing-masing. Dampaknya, kepala sekolah secara efektif dapat memberdayakan para guru dan tenaga kependidikan dalam mengerjakan dan memenuhi dokumen sekolah yang dibutuhkan. Kemudian, kepala sekolah juga secara bertahap dapat memenuhi setiap indikator yang sudah direncanakan dalam mencapai tujuan sekolah yang sudah ditetapkan bersama.
An appropriate method can achieve aims efficiently
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News