Musim Durian Dan Musim Maling

Musim Durian Dan Musim Maling
Salah satu mesin air yang hilang di kawasan Lhong Raya, diketahui oleh pemiliknya Kamis (16/7) . Foto ist
Widget Artikel Samping

Prediksi Paling Akurat Piala Dunia ada di sini! lengkap, tajam, dan bikin kamu selalu update

Baca Selengkapnya

ACEH INDEPENDENT, Banda Aceh – Pada musim durian kali ini khususnya di Aceh ada yang menjadi hal bersamaan dengan musim terjadinya pencurian mesin air warga.

Pak Robet seorang warga yang bermukim di desa kecamatan darul imarah mengatakan, banyak warga didesa mereka kehilangan mesin air, kebanyakan korbannya meletakkan mesin diluar.

Bacaan Lainnya
Widget Artikel Samping

“Jangan taruk mesin air diluar banyak yang hilang, ujarnya,” Ia menambahkan pencuri biasanya dengan gampang menjual kembali barang curiannya dengan harga Rp 300 ribu.

Sementara itu harga baru mesin air merek Shimizu berkisar Rp700 ribu, hal senada juga dirasakan masyarakat yang bermukim di desa lhong Raya, mesin air di salah satu kantor didesa tersebut raib di sikat maling.

Pengamat bernama Zul mengatakan maraknya maling akhir-akhir ini karena dipicu faktor ekonomi, ia mengatakan ekonomi menjadi faktor utama orang berbuat kriminal.

“Nyan hana laen penyebab le pencuri di karenakan, ureng hana peng”, ujarnya disalah satu warkop di Banda Aceh, Kamis (16/7).

Ia menambahkan susahnya kehidupan masyarakat terlihat dari lesunya perputaran ekonomi dan sedikitnya perputaran uang di masyarakat. “Peng abeh dikorupsi makajih abeh susah rakyat”,  tutupnya.

 

 

Ikuti acehindependent di Google News

Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.

Buka Google News

Pos terkait