Kota Sabang mencatat momentum penting dengan diresmikannya Culture Park yang diinisiasi oleh BPJS Kesehatan. Fasilitas publik ini dinilai sebagai representasi nyata dari sinergi lintas sektor dalam mengokohkan nilai-nilai gotong royong, sekaligus memperkuat dukungan terhadap keberlangsungan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Acara peresmian yang berlangsung pada Jumat (7/8) tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Utama BPJS Kesehatan, Mayjen TNI (Purn.) Prihati Pujowaskito, bersama jajaran petinggi lembaga tersebut. Kehadiran ruang terbuka ini tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas publik untuk rekreasi, melainkan juga dirancang sebagai media edukasi bagi warga guna memahami esensi gotong royong dalam menopang sistem jaminan kesehatan nasional yang berkelanjutan.
Widget Artikel Samping
Wali Kota Sabang, Zulkifli H. Adam, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi mendalam kepada pihak BPJS Kesehatan atas inisiatif dan kontribusi nyata yang diberikan bagi daerahnya. Menurutnya, pembangunan taman tersebut sangat sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu layanan dan pemahaman kesehatan bagi masyarakat setempat.
“Kami merasa bangga dan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Direktur Utama beserta jajaran BPJS Kesehatan yang telah menghadirkan taman ini di Kota Sabang. Selama ini masyarakat Sabang telah merasakan berbagai manfaat dari pelayanan BPJS Kesehatan. Kehadiran taman ini menjadi wujud kolaborasi dalam memperkuat budaya gotong royong sekaligus mendukung pengembangan pariwisata dan pelestarian budaya di Kota Sabang,” ujar Zulkifli dalam sambutannya.
Selain mengapresiasi fasilitas baru tersebut, Zulkifli turut memberikan pesan agar standar pelayanan kesehatan yang selama ini dirasakan baik oleh warga dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan. Ia juga memanfaatkan momen tersebut untuk mengimbau warganya agar senantiasa mengutamakan pencegahan penyakit lewat penerapan gaya hidup sehat sehari-hari.
“Kami berharap pelayanan yang selama ini sudah sangat baik dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan. Saya juga mengajak masyarakat untuk menjaga kesehatan melalui pola hidup sehat dan mengonsumsi makanan yang baik agar kita semua hidup lebih sehat,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Mayjen TNI (Purn.) Prihati Pujowaskito, menjelaskan bahwa pembangunan Culture Park dimaksudkan sebagai lambang kebersamaan dan semangat saling menopang dalam pelaksanaan Program JKN. Ia menegaskan bahwa prinsip gotong royong merupakan pilar utama dalam menghadirkan perlindungan kesehatan yang merata bagi seluruh penduduk Indonesia.
“Culture Park ini merupakan simbol budaya gotong royong yang ingin kita tegakkan kepada seluruh masyarakat, agar peserta yang sehat membayar iuran untuk membantu peserta yang sakit, sekaligus memastikan dirinya tetap terlindungi ketika membutuhkan pelayanan kesehatan,” jelas Prihati.
Dalam rangkaian acara yang sama, dilakukan pula peresmian Prasasti INISIATIF yang merangkum nilai-nilai dasar organisasi, yakni Integritas, Kolaborasi, Pelayanan Prima, dan Inovatif. Prasasti ini disiapkan sebagai sarana edukatif guna memperkokoh komitmen kolektif seluruh pemangku kepentingan dalam menyukseskan Program JKN secara jangka panjang.
Kemeriahan peresmian turut diwarnai dengan ajang olahraga BPJS Kesehatan Fun Run 2026 yang diikuti secara antusias oleh pegawai BPJS Kesehatan, jajaran Pemerintah Kota Sabang, serta masyarakat umum. Meskipun hujan sempat turun menjelang acara dimulai sehingga memindahkan prosesi peresmian dari area terbuka di depan Kantor Wali Kota Sabang ke dalam Aula Pulau Weh, jalannya seluruh rangkaian kegiatan tetap berlangsung dengan sangat lancar, meriah, dan sukses.
Sumber: METROPOLIS.ID — baca artikel asli.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News