ACEH INDEPENDENT, Aceh Tenggara – Kepolisian Resor (Polres) Aceh Tenggara terus berupaya mempererat tali silaturahmi sekaligus membangun komunikasi yang humanis dan efektif dengan seluruh lapisan masyarakat di wilayah hukumnya. Langkah konkret ini diwujudkan melalui penguatan dua program unggulan secara bersamaan, yakni Subuh Keliling dan Jumat Curhat. Dalam kegiatan terpadu yang berlangsung khidmat tersebut, Kapolres Aceh Tenggara AKBP Rujiyanto Dwi Poernomo secara langsung mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persatuan serta meningkatkan kepedulian bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar senantiasa berada dalam kondisi yang aman dan kondusif.
Seruan serta imbauan penting mengenai pemeliharaan stabilitas keamanan kawasan tersebut disampaikannya saat memimpin secara langsung kegiatan Subuh Keliling yang kemudian berlanjut dengan tatap muka dalam program Jumat Curhat. Agenda spiritual dan kemasyarakatan ini dipusatkan di Masjid Desa Kute Lesung, Kecamatan Lawe Sumur, Kabupaten Aceh Tenggara, pada Jumat, 7 Agustus 2026.
Widget Artikel Samping
Suasana keakraban tampak menyelimuti kegiatan yang dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh Tenggara, para pejabat utama, serta jajaran personel Polres Aceh Tenggara. Kehadiran para pimpinan daerah dan aparat penegak hukum di tengah-tengah jamaah masjid tersebut menegaskan komitmen kolektif untuk senantiasa mendengarkan dan melayani masyarakat. AKBP Rujiyanto menjelaskan bahwa kedua agenda rutin ini memang dirancang khusus sebagai jembatan komunikasi dua arah secara langsung tanpa sekat antara kepolisian, pemerintah daerah, dan warga setempat. Melalui wadah terbuka ini, masyarakat diberikan ruang seluas-luasnya untuk menyampaikan berbagai aspirasi, keluhan, masukan, hingga persoalan sosial maupun hukum yang sedang dihadapi di lingkungannya masing-masing.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan Polri selalu hadir di tengah masyarakat, dekat dengan masyarakat, serta menjadi mitra dalam mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi warga,” ujar Rujiyanto pada Jumat (7/8/2026).
Dalam arahannya, Kapolres menekankan pentingnya kesadaran kolektif mengenai hakikat keamanan wilayah. Ia menegaskan bahwa tugas pemeliharaan situasi kamtibmas yang kondusif tidak bisa dibebankan secara sepihak kepada aparat kepolisian semata. Sebaliknya, upaya mewujudkan lingkungan yang tenteram membutuhkan dukungan penuh serta keterlibatan aktif dari seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, terbangunnya sinergi yang kokoh antara jajaran kepolisian, pemerintah daerah, para ulama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan warga menjadi kunci utama dalam mempertahankan stabilitas keamanan di daerah yang dikenal dengan julukan Bumi Sepakat Segenep tersebut.
Pada kesempatan yang penuh kehangatan itu, Kapolres juga secara khusus mengimbau warga masyarakat untuk terus memelihara semangat kebersamaan, merawat toleransi, serta meningkatkan kepekaan sosial terhadap situasi lingkungan sekitarnya. Warga diharapkan tidak merasa segan atau ragu untuk segera memberikan informasi maupun melaporkan setiap adanya indikasi atau potensi gangguan keamanan dan ketertiban kepada pihak berwajib setempat agar langkah antisipasi serta penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terukur.
“Laporan masyarakat sangat penting agar setiap potensi gangguan kamtibmas dapat ditangani secara cepat dan tepat demi terciptanya Aceh Tenggara yang aman, damai, dan kondusif sehingga mendukung pembangunan serta kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Rangkaian agenda terpadu ini diawali sejak dini hari melalui pelaksanaan ibadah Salat Subuh berjamaah yang diikuti oleh jajaran pimpinan daerah beserta warga setempat. Usai penyerahan doa dan ibadah, kegiatan berlanjut ke sesi silaturahmi dan dialog interaktif secara terbuka bersama seluruh warga yang hadir. Selain berfungsi sebagai wahana strategis untuk menyerap aspirasi dan mendengarkan keluh kesah masyarakat secara langsung, agenda berkala ini juga dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkokoh tali kerja sama lintas elemen dan institusi di Kabupaten Aceh Tenggara demi menjaga kedamaian wilayah secara berkelanjutan.
Sumber: METROPOLIS.ID — baca artikel asli.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News