Plt. Kepala Dinas Kesehatan Aceh Besar, Neli Ulfiati, SKM, MPH mengatakan, dalam mendapatkan data surveylance yang akurat, maka pentingnya petugas tracer turun ke masyarakat untuk melacak dan mendeteksi dengan tujuan memutuskan rantai penularan suatu penyakit.
Widget Artikel Samping
“Jadi, peningkatan ini penting agar kita punya data akurat, sehingga kita fokus dalam penanganan penyakit di Aceh Besar,” katanya.
Neli juga mengatakan dalam situasi pandemi covid tahun 2021 banyak sektor yang terpengaruh baik ekonomi, transportasi dan lain-lain khususnya kesehatan dimana anjloknya capaian imunisasi dasar rutin pada bayi dan balita. Sehingga meningkatnya penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi seperti campak , rubella , pertusis dan lain sebagainya.
“Sekarang kita lihat, banyaknya kembali kasus campak,” tuturnya.
Ia menjelaskan, petugas tracer dapat menurunkan angka penularan penyakit baik yang berpotensi wabah maupun KLB dengan meningkatkan pengetahuan, lebih proaktif, dan memaksimalkan analisa masalah kesehatan dari pengumpulan, pengolahan data hingga cara penanggulangannya.
“Pentingnya petugas terus meningkatkan ilmu, proaktif sehingga dapat menurunkan angka penularan penyakit” pungkas Neli. (Adv)
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News